HUT ke-55 Kota Solok Dimeriahkan Tradisi Malamang, Warisan Leluhur untuk Generasi Muda

banner 468x60

PIKIRANSUMBAR.com – Tradisi malamang khas Minangkabau turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Kota Solok. Kegiatan bertajuk Malamang, Warisan Leluhur untuk Generasi Muda ini digelar di Halaman Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Solok, Kelurahan Lubuak Sikarah, Kecamatan Lubuak Sikarah, Senin (15/12/2025).

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Solok, Heppy Dharmawan, S.S., M.Si,. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa kegiatan malamang merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Solok dalam melestarikan budaya Minangkabau agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Tradisi malamang ini harus terus digalakkan agar tidak punah. Minimal generasi muda dan generasi setelah kita tidak kehilangan identitasnya sebagai anak kemenakan orang Minangkabau,” ujar Happy.

Ia juga menyampaikan bahwa tradisi malamang telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) sebagai warisan budaya tak benda dan dikenal hingga ke mancanegara. Lamang yang dihasilkan dalam kegiatan tersebut nantinya dibagikan kepada masyarakat Kota Solok sebagai simbol peran Bundo Kanduang dalam menjaga dan melestarikan budaya Minangkabau.

“Semoga melalui tradisi malamang ini, kondisi Kota Solok dapat segera pulih. Kebersamaan dan persatuan masyarakat menjadi kekuatan untuk bangkit lebih cepat,” katanya.

Sementara itu, Bundo Kanduang Kota Solok, Sita Nofembra, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas cuaca yang mendukung sehingga kegiatan lomba malamang dapat berlangsung dengan sukses. Ia juga mengapresiasi langkah cepat Wali Kota Solok dalam merespons berbagai permasalahan masyarakat, khususnya saat Kota Solok dilanda banjir besar beberapa waktu lalu.

Menurutnya, malamang merupakan warisan nenek moyang yang sarat dengan nilai gotong royong dan persatuan dalam kehidupan masyarakat.

“Malamang adalah upaya mewariskan tradisi dan budaya Minangkabau kepada generasi muda, agar tetap lestari dan dikenal dari generasi ke generasi,” ujar Sita.

Wali Kota Solok, Dr.H.Ramadhani Kirana Putra,S.E. M.M, dalam sambutannya mengatakan bahwa sejumlah rangkaian kegiatan HUT Kota Solok sejatinya telah dirancang. Namun, bencana hidrometeorologi yang melanda menyebabkan sebagian besar kegiatan tersebut dibatalkan dan ditunda.

“Alhamdulillah, saat ini fasilitas umum, pendidikan, dan kesehatan sudah dibersihkan dan kembali dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Ini berkat kerja sama seluruh OPD, Polres Solok Kota, Dandim 0309/Solok, Kejaksaan Negeri, BPBD, relawan, dan seluruh masyarakat Kota Solok,” ungkap Wali Kota.

Ia menambahkan, tradisi malamang mencerminkan kebersamaan dan keberagaman masyarakat Kota Solok dalam menghidupkan budaya gotong royong yang harus terus diwariskan kepada generasi muda.

Wali Kota Solok juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana, mengingat BMKG masih memprediksi adanya potensi cuaca ekstrem di wilayah Sumatera.

Terkait layanan publik, Wali Kota Solok menyampaikan bahwa aliran air PDAM saat ini telah kembali normal sekitar 50 persen. Pihak PDAM masih terus melakukan perbaikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

“Saya berharap masyarakat bersabar hingga seluruh perbaikan selesai dan air dapat mengalir dengan baik ke seluruh wilayah,” ujarnya.

Di akhir acara, Wali Kota Solok secara resmi membuka Lomba Malamang Tahun 2025 di halaman Kantor KAN Lubuak Sikarah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Solok Fauzi Rusli, Dandim 0309/Solok, Kapolres Solok Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Solok, Ketua Pengadilan Negeri Solok, Direktur Utama PDAM, Ketua LKAAM, para Ketua KAN, serta Bundo Kanduang dan bundo-bundo muda Kota Solok.(×)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *