PIKIRANSUMBAR.com – Memasuki usia ke-55 tahun pada 2025, Kota Solok yang hanya memiliki dua kecamatan dengan 13 kelurahan terus menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai sektor pembangunan. Kota yang dikenal sejuk dan strategis ini kini tampil semakin tacelak dengan dilengkapi berbagai fasilitas umum representatif, di antaranya pembangunan RSUD Serambi Madinah dan Stadion Marahadin yang berlokasi di Kelurahan Laing.
Pertumbuhan pembangunan tersebut semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di sektor kesehatan. RSUD Serambi Madinah Kota Solok saat ini tengah bertransformasi menuju layanan kesehatan terintegrasi berbasis digital. Meski rincian teknis Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang digunakan belum sepenuhnya dipublikasikan, manajemen rumah sakit diketahui tengah mengembangkan Software Khanza sebagai sistem SIM-RS.
Transformasi digital ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Solok yang sedang menggalakkan digitalisasi di berbagai layanan publik, termasuk sektor kesehatan. RSUD Serambi Madinah menjadi salah satu garda terdepan dalam mendukung program tersebut.
Direktur RSUD Serambi Madinah, Dessy Syafril, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/12/2025), mengakui pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau bagi masyarakat. Upaya tersebut sekaligus menandakan komitmen rumah sakit dalam mengadopsi teknologi modern guna meningkatkan efisiensi dan kenyamanan layanan.
“RSUD Serambi Madinah berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang ramah, mudah, dan profesional melalui pemanfaatan teknologi digital,” ujar Dessy.
Sebagai fasilitas kesehatan di Indonesia, RSUD Serambi Madinah juga diproyeksikan telah atau akan terintegrasi dengan platform digital nasional SATUSEHAT dari Kementerian Kesehatan, yang memungkinkan integrasi data rekam medis pasien secara nasional.
Sejumlah inovasi pelayanan berbasis teknologi telah diluncurkan, salah satunya penyediaan fasilitas air siap minum di lingkungan rumah sakit sebagai bagian dari modernisasi sarana. Selain itu, pasien peserta BPJS Kesehatan kini dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui aplikasi Mobile JKN, sementara pasien umum dapat mendaftar secara online melalui website resmi RSUD Serambi Madinah.
“Pasien dapat mendaftar rawat jalan secara online tanpa harus datang langsung ke rumah sakit. Hal ini otomatis mengurangi antrean dan memungkinkan pasien datang tepat waktu. Melalui aplikasi, pasien juga bisa melihat jadwal praktik dokter serta informasi terkini terkait ketersediaan ruang rawat inap,” jelas Dessy.
RSUD Serambi Madinah sendiri memiliki layanan IGD 24 jam, rawat jalan umum, serta berbagai layanan spesialis seperti penyakit dalam, kebidanan dan kandungan, anak, bedah, paru, dan gigi. Fasilitas penunjang lainnya meliputi ICU, PICU/NICU, radiologi, laboratorium, kamar operasi, hingga layanan ambulans.
Melalui Dinas Kesehatan dan manajemen RSUD, Pemerintah Kota Solok secara aktif mengimplementasikan layanan kesehatan berbasis digital yang diklaim semakin ramah, mudah, dan profesional. Inisiatif ini merupakan bagian dari program prioritas Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan.
Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra menegaskan bahwa pengembangan aplikasi digital di RSUD Serambi Madinah harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta mampu mendukung efisiensi dan efektivitas kinerja antarperangkat daerah.
“Digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mutlak dalam menciptakan pelayanan publik yang modern dan responsif. Aplikasi yang dikembangkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi akses informasi maupun peningkatan kualitas layanan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya integrasi antar sistem agar tidak terjadi tumpang tindih dengan aplikasi yang dikembangkan pemerintah pusat.
Pemerintah Kota Solok berkomitmen menghadirkan layanan publik yang cepat, transparan, dan terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi. Perwujudan RSUD Serambi Madinah sebagai rumah sakit berbasis digitalisasi pun ditetapkan sebagai salah satu program unggulan daerah.
“Inisiatif ini merupakan langkah maju Pemerintah Kota Solok dalam memanfaatkan teknologi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih efisien, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat,” pungkas Ramadhani.(×)















