PIKIRANSUMBAR.com — Turnamen sepak bola FE Cup II 2026 resmi berakhir dengan MMP FC B keluar sebagai juara setelah mengalahkan MMP FC A melalui drama adu penalti pada partai final yang berlangsung di Stadion H. Marah Adin, Kota Solok, Sabtu (4/7/26) sore.
Laga puncak turnamen antarklub terbesar di regional Sumatera tersebut berlangsung sengit dan menyuguhkan pertandingan berkualitas. Kedua tim bermain imbang 3-3 hingga waktu normal berakhir sebelum MMP FC B memastikan kemenangan 4-3 dalam adu penalti.
Ribuan penonton yang memadati Stadion H. Marah Adin disuguhi pertandingan penuh tensi. Aksi para pemain berpengalaman, termasuk sejumlah pesepak bola yang telah berkiprah di level nasional, turut menambah daya tarik partai final sekaligus menutup rangkaian FE Cup II 2026 dengan penuh kemeriahan.
Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menyampaikan apresiasi kepada Ketua Penyelenggara, Fadlul Efendi, beserta seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan turnamen tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Solok, kami menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang setinggi-tingginya kepada Bapak Fadlul Efendi beserta seluruh panitia dan semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan turnamen ini,” ujar Ramadhani.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim peserta yang telah menampilkan permainan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas sepanjang kompetisi berlangsung.
“Melihat besarnya kecintaan masyarakat terhadap sepak bola, Pemerintah Kota Solok berkomitmen untuk melanjutkan perluasan pembangunan Stadion H. Marah Adin ke depan, terutama berfokus pada pembebasan lahan sisa serta percepatan pembangunan tribun timur guna menampung kapasitas penonton yang lebih besar,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana FE Cup II, Deni Eka Surya, Turut menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh jajaran Pemkot Solok serta dedikasi Fadlul Efendi yang konsisten mengawal kompetisi ini hingga berjalan sukses selama sebulan penuh.
“FE Cup dibangun bukan semata-mata untuk mencari juara di lapangan, melainkan sebagai rumah besar untuk merawat tali persaudaraan dan menyediakan kompetisi yang sehat serta kompetitif bagi talenta-talenta muda. Kami memohon maaf atas segala kekurangan dan berkomitmen menjadikannya bahan evaluasi demi edisi ketiga tahun depan,” pungkas Deni.
Pada kesempatan yang sama, panitia juga mengumumkan para pemenang turnamen. MMP FC B keluar sebagai juara dan berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp150 juta. Posisi runner-up ditempati MMP FC A dengan hadiah Rp100 juta, disusul Saga FC asal Kabupaten Sijunjung di peringkat ketiga yang memperoleh Rp50 juta, serta Three Boy FC dari Kabupaten Sijunjung di posisi keempat dengan hadiah Rp20 juta.
Selain penghargaan untuk tim, panitia juga memberikan apresiasi kepada para pemain terbaik. Rocky Mandosir, putra asli Papua, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik dan menerima hadiah sebesar Rp15 juta. Sementara itu, Hugo Samir, pemain keturunan Brasil, meraih gelar Pencetak Gol Terbanyak setelah mencetak sembilan gol. Ia berhak menerima hadiah Rp15 juta serta trofi Sepatu Emas. Adapun penghargaan Kiper Terbaik diberikan kepada Jandia Eka Putra yang memperoleh hadiah berupa headphone dari Telkomsel.
Berakhirnya FE Cup II 2026 menjadi bukti nyata sinergi antara penyelenggara, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memajukan sepak bola di Sumatera Barat. Turnamen ini diharapkan terus menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus melahirkan talenta-talenta muda yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.















