PIKIRANSUMBAR.com – Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026 kembali membuktikan daya tariknya sebagai salah satu perhelatan budaya unggulan di Sumatera Barat. Perpaduan tradisi Minangkabau dan hiburan musik nasional sukses menghadirkan kemeriahan pada malam kedua festival yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Kota Solok, Minggu (11/10/2026).
Sebanyak 10.500 pengunjung memadati kawasan festival untuk menyaksikan berbagai pertunjukan yang menjadi bagian dari penyelenggaraan RSBG tahun kelima tersebut. Lautan penonton dari Kota Solok dan berbagai daerah sekitarnya menciptakan suasana semarak sekaligus menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap agenda budaya kebanggaan Kota Solok itu.
Kehadiran Ifan Seventeen menjadi salah satu daya tarik utama malam kedua. Vokalis yang dikenal luas melalui lagu-lagu populer Seventeen tersebut tampil di hadapan ribuan penonton, menghadirkan hiburan musik yang melengkapi rangkaian pertunjukan seni dan budaya dalam festival tahun ini.
Lagu Selalu Mengalah menjadi pembuka penampilannya. Suasana Lapangan Merdeka semakin semarak ketika Ifan mulai melantunkan lagu tersebut, disambut antusiasme penonton yang telah menantikan kehadirannya. Penampilan itu menjadi salah satu momen yang menyita perhatian pengunjung sepanjang malam.
Meski menghadirkan musisi nasional, kemeriahan RSBG 2026 tidak meninggalkan akar budayanya. Seni dan tradisi lokal tetap menjadi identitas utama festival yang dirancang sebagai ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau kepada masyarakat luas.
Sebelum penampilan Ifan Seventeen, Sanggar Lubuak Saiyo tampil membawakan Tari Piriang Lampu Togok. Pertunjukan tersebut memperlihatkan kekayaan seni tradisional Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun sekaligus memberikan ruang bagi seniman lokal untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka.
Perpaduan kesenian anak nagari dengan penampilan musisi nasional mempertegas karakter RSBG sebagai festival yang mempertemukan warisan budaya dan hiburan modern. Panggung festival tidak hanya menjadi tempat pertunjukan, tetapi juga sarana memperkenalkan tradisi daerah kepada pengunjung dari berbagai wilayah.
Malam kedua RSBG 2026 turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy, Wali Kota Solok H. Ramadhani Kirana Putra, Bupati Solok Jon Firman Pandu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Solok, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan BUMN dan BUMD.
Acara tersebut dipandu oleh Atika Novanda atau Uni Tika bersama Yudi, yang mengantarkan rangkaian kegiatan di tengah antusiasme masyarakat.
Memasuki penyelenggaraan tahun kelima, RSBG 2026 juga memperkuat promosi budaya dan pariwisata melalui keikutsertaannya dalam Karisma Event Nusantara (KEN). Program Kementerian Pariwisata tersebut menjadi salah satu sarana promosi untuk memperkenalkan berbagai acara unggulan daerah kepada khalayak yang lebih luas.
Ramainya pengunjung selama festival turut membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang lokal. Meningkatnya aktivitas masyarakat menjadi kesempatan bagi mereka untuk menawarkan produk, memperkenalkan kuliner khas, dan memperluas jangkauan pemasaran.
Dampak ekonomi dari kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya dirasakan selama festival berlangsung, tetapi juga dapat mendukung keberlanjutan usaha masyarakat. Untuk itu, keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi bagian penting dalam menghubungkan kegiatan pariwisata dengan pertumbuhan ekonomi daerah.
Antusiasme pengunjung pada malam kedua menunjukkan bahwa festival budaya dapat menjadi ruang pertemuan berbagai kalangan. Di satu sisi, kesenian tradisional Minangkabau tetap memperoleh panggung untuk dilestarikan dan diperkenalkan. Di sisi lain, kehadiran musisi nasional seperti Ifan Seventeen mampu menarik minat masyarakat terhadap rangkaian kegiatan festival.
Melalui perpaduan seni tradisional, hiburan musik, dan aktivitas ekonomi masyarakat, Rang Solok Baralek Gadang 2026 diharapkan terus berkembang sebagai agenda budaya yang memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata Kota Solok dan kawasan Solok Raya.










