Pikiransumbar.com – Sebuah langkah penting bagi dunia pers di Sumatera Barat baru saja ditetapkan. Pengurus Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat resmi mengumumkan, sebanyak 59 peserta telah dinyatakan lolos verifikasi untuk mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Gelombang I.
Kegiatan tersebut akan berlangsung selama dua hari, pada Jumat hingga Sabtu, 14–15 Agustus 2026, bertempat di Edotel SMKN 9 Padang, Jalan Bundo Kanduang, Padang.
Keputusan ini tertuang dalam surat PWI Sumbar Nomor 45.2/PWI-SB/VIII-2026 tertanggal 8 Agustus 2026, perihal Hasil Verifikasi untuk Peserta OKK PWI Sumbar. Surat ditandatangani Ketua Panitia Pelaksana H.M. Khudri dan Sekretaris Emil Mahmud, serta diketahui langsung oleh Ketua PWI Sumbar Widya Navies.
Para peserta yang dinyatakan lolos ini berasal dari berbagai kabupaten dan kota di seluruh Sumatera Barat. Mulai dari Pasaman Barat, Dharmasraya, Pasaman, Kota Solok, Pariaman, Pesisir Selatan, Sijunjung, Padang Panjang, Padang, Agam, Kabupaten Solok, Tanah Datar, hingga Bukittinggi.
Khusus dari Kabupaten Solok, empat nama yang berhasil lolos dan akan mengikuti kegiatan ini diantaranya, Diona Arvoni, Rahmad Alintar, Yasirfi Mulyadi, serta Zulkilfi atau Zul Muncak. Nantinya, seluruh peserta diwajibkan melakukan registrasi pada pukul 10.00 hingga 11.30 WIB di lokasi kegiatan.
Menyambut baik hal ini, Ketua PWI Kabupaten Solok, Welluril menyampaikan apresiasinya. Baginya, OKK bukan sekadar kegiatan administrasi atau formalitas keanggotaan semata.
Lebih dari itu, momen ini menjadi ruang yang sangat berharga untuk memperkuat pemahaman insan pers terhadap profesi yang diemban, kode etik yang menjadi pedoman, serta tanggung jawab besar yang dipikul di tengah masyarakat.
“Kami menyambut baik pelaksanaan OKK PWI Sumbar ini. Kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat pemahaman dan profesionalisme wartawan, terutama terkait kode etik jurnalistik, organisasi serta tanggung jawab pers dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat,” ujar Welluril.
Ia menegaskan, wartawan tidak hanya dituntut mampu menulis dan menyebarkan berita. Di tengah derasnya arus informasi, seorang wartawan juga harus mampu menjaga kemandirian, memverifikasi setiap fakta, dan menyajikan informasi yang seimbang, jujur, serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Wartawan memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, kemampuan jurnalistik harus berjalan seiring dengan pemahaman terhadap etika dan aturan profesi,” katanya.
Welluril juga berharap rekan-rekan peserta, khususnya keempat nama yang berasal dari Kabupaten Solok, dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan kesungguhan hati. Bukan sekadar hadir lalu pulang, melainkan benar-benar membawa pulang pengetahuan baru yang nantinya bisa diterapkan langsung di lapangan.
“Harapan kita, peserta tidak sekadar hadir dan menyelesaikan kegiatan, tetapi benar-benar memahami materi yang diberikan sehingga dapat meningkatkan kualitas kerja jurnalistik dan memberikan kontribusi yang lebih baik bagi masyarakat,” tutupnya.
Dengan ditetapkannya 59 peserta Gelombang I ini, OKK PWI Sumbar diharapkan menjadi titik tolak yang bermakna. Agar pers di Sumatera Barat semakin kokoh berdiri, semakin profesional bekerja, dan semakin mampu menjadi pilar yang menjaga kebenaran di tengah masyarakat yang kita cintai bersama.










