Kasat Binmas Polres Solok Kota: Optimis Capai Swasembada, Luas Tanam Jagung Tembus 111,50 Persen

Peninjauan langsung hamparan tanaman jagung yang tumbuh subur di lokasi penanaman Wilayah Hukum Polres Solok Kota.
Peninjauan langsung hamparan tanaman jagung yang tumbuh subur di lokasi penanaman Wilayah Hukum Polres Solok Kota.

Pikiransumbar.com – Polres Solok Kota terus memperkuat kolaborasi bersama kelompok tani untuk mewujudkan ketahanan pangan di wilayah hukumnya.

Hasilnya sungguh membanggakan, dimana luas lahan tanam jagung yang telah diverifikasi mencapai 153,15 hektare. Angka itu sudah melampaui seratus persen dari target yang ditetapkan. Padahal sebelumnya potensi lahan yang diperkirakan hanya 136 hektare.

Bacaan Lainnya

Pencapaian 111,50 persen dari potensi yang tersedia menunjukkan komitmen nyata kepolisian mendampingi masyarakat di sektor pertanian, jauh melampaui apa yang semula dibayangkan.

Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad Melalui Kasat Binmas Polres Solok Kota, Iptu Ril Putra, menyuarakan keyakinannya dengan penuh harap: “Kami optimis mewujudkan ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Solok Kota. Dukungan kami kepada para petani mitra tidak berhenti saat benih masuk ke tanah, mulai dari penyiapan lahan, penyediaan pupuk, hingga nanti saat tiba waktunya distribusi dan pemasaran produk, kami akan lakukan pengawasan sepenuh hati agar petani terlindungi dan hasil kerjanya bernilai layak.”

“Angka-angka ini bukan sekadar hitungan di atas kertas, ini merupakan keringat, harapan, dan tekad petani yang kami dampingi. Setiap tambahan hektare, langkah kita menjauh dari keraguan, menuju masa depan yang lebih baik. Ketahanan pangan bukan beban satu pihak, melainkan amanat yang kita pikul bersama, perlahan namun pasti, hingga benar-benar terwujud untuk semua,” Ujar Iptu Ril.

Dijelaskan, Dari luas tanam yang membanggakan itu, total produksi diperkirakan kelak mencapai 56,8 ton. Sebagian dari hasil panen itu, yakni sekitar 10,21 ton, disiapkan untuk diserap oleh Bulog, membuktikan bahwa kualitas dan kuantitas sejalan.

Bibit jagung yang ditanam berjenis Pioneer, varietas unggul yang telah terbukti memiliki daya tumbuh cepat, ketahanan terhadap kekeringan dan serangan hama lebih baik dibanding varietas lokal biasa, serta potensi bobot biji per tongkol yang lebih berat.

Langkah ini sejalan dengan arahan nasional, di mana kepolisian turut hadir mendampingi petani mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan, selaras dengan visi pemerintah menjaga ketersediaan pangan terjangkau dan stabil bagi seluruh masyarakat.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sendiri telah mencanangkan pengembangan jagung sebagai salah satu komoditas unggulan melalui program strategis guna memperkuat posisi Sumbar sebagai lumbung pangan nasional. Jagung tidak hanya menjadi pangan pokok pelengkap, melainkan juga bahan baku pakan ternak dan industri, sehingga pengembangannya membuka peluang ekonomi yang luas dan berdampak berantai kesejahteraan masyarakat.

Untuk Wilayah Hukum Polres Solok Kota, Penanaman jagung dilakukan secara bertahap di sejumlah nagari dan kelurahan, antara lain Aripan, Sumani, Muara Panas, Laing, Nan Balimo, Payo, dan daerah lainnya.

Bahkan beberapa lokasi diperkirakan akan segera memasuki masa panen dalam waktu dekat. Umumnya masa tanam hingga panen jagung Pioneer berkisar 95–110 hari tergantung kondisi iklim dan ketinggian tempat. Artinya, dalam waktu tidak terlalu lama, lahan yang kini hijau merata akan berubah menjadi emas kuning yang siap dipanen, bukti kesabaran dan kesungguhan yang tidak sia-sia.

“Saat ini semua bergerak selaras. Menyadari bahwa ketahanan pangan bukan tugas satu pihak saja, melainkan tanggung jawab kita bersama yang harus terus dijaga dan dilakukan secara berkelanjutan. Polres Solok Kota membuktikan, hadir di tengah masyarakat bukan sekadar menjaga keamanan, melainkan ikut mendampingi dari awal pengolahan tanah hingga hasil panen sampai ke tangan pembeli dengan baik, aman, dan menguntungkan petani. Inilah gotong royong sesungguhnya, ketika kekuatan bersatu demi kesejahteraan kita semua,” tegas Kasat Binmas Iptu Ril Putra.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *