Pikiransumbar.com – Pagi yang cerah menyambut langkah penuh makna di Sawah Ruko, Jorong Balai Pinang, Nagari Muara Panas, Kabupaten Solok, Senin (31/08/2026) sekira pukul 08.20 WIB.
Udara segar berpadu semangat bergotong royong, menandai dimulainya penanaman bibit jagung yang dipimpin langsung oleh Kapolres Solok Kota, AKBP Mas’ud Ahmad, S.I.K., M.Si.
Angka bicara sendiri. Hingga saat ini, luas lahan yang telah diverifikasi mencapai 153,15 hektare, angka yang sudah melampaui 100 persen dari target, padahal potensi lahan yang diperkirakan sebelumnya hanya 136 hektar saja.
Prestasi luar biasa yang kini ditambah lagi dengan penanaman di lahan produktif milik warga Armonides seluas dua hektare, bersama Kelompok Tani Bina Usaha Bersama Nagari Muara Panas, Kecamatan Bukit Sundi.
“Kegiatan penanaman jagung ini bukan sekadar menanam biji di tanah, melainkan menanam harapan bagi ketersediaan pangan kita bersama. Angka yang telah kita capai membuktikan, sinergi yang kuat, potensi bisa melampaui harapan. Ini dukungan nyata Polres Solok Kota terhadap program ketahanan dan kedaulatan pangan nasional, sekaligus jalan yang kita bangun untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” tegas Kapolres AKBP Mas’ud Ahmad.
Ditambahkan, bahwa jagung merupakan salah satu penopang pangan yang tak tergantikan, menjaganya berarti menjaga dapur tetap berasap dan perekonomian masyarakat tetap berputar.
Kasat Binmas Polres Solok Kota, Iptu Ril Putra yang turut mendampingi kegiatan, menyampaikan: “Kehadiran kita hari ini ingin menyampaikan pesan sederhana namun teguh, keamanan dan kemakmuran tumbuh dari tanah yang diolah bersama. Semakin kita dekat dengan petani, semakin kita paham kebutuhan nyata di lapangan. Sinergi ini hendaknya tak berhenti saat bibit tertanam, tetapi terus mengalir hingga panen tiba, hingga petani benar-benar merasakan manfaat yang layak atas keringat mereka.”
Selain di Nagari Muara Panas ini, penanaman juga sudah dilakukan diberbagai daerah lain di wilayah hukum Polres Solok Kota, “Bahkan dalam waktu dekat ada yang akan panen,” Ujar Iptu Ril.
Sementara itu, Kapolsek Bukit Sundi Iptu Maihendri menambahkan: “Langkah kecil hari ini, bagian besar dari masa depan pangan kita. Semoga bibit yang ditanam tumbuh kuat, tak rusak akibat cuaca burul, tak tersentuh hama, dan kelak menjadi berkah yang dibagikan kepada banyak orang. Keamanan di ladang sama pentingnya dengan ketertiban di jalan raya dan ditengah masyarakat, semuanya harus dijaga bersama.”
Bibit yang ditanam kali ini, jenis Pioneer, disiapkan oleh Kapolsek Bukit Sundi. Pengolahan tanah, pupuk, hingga biaya penggarapan bersumber dari anggaran Kapolsek Bukit Sundi. Diperkirakan dalam 115 hari, sekitar pertengahan Januari 2027 lahan ini akan membuahkan hasil. Target panen ditaksir mencapai 10 hingga 20 ton, dengan kadar air diperkirakan 20–25 persen saat dipanen.
Hadir menyemarakkan kegiatan ini turut Kapolsek Kota Solok AKP Nafris, S.H., M.H., Kasat Intelkam Iptu Kiki Riski Aprilia, S.H., jajaran Kapolsek se-wilkum, Sekretaris Camat Bukit Sundi Afdal Sastra, M.Pd S.STP, M.Si., Wali Nagari Muara Panas Hariswandi, S.T., penyuluh pertanian, serta puluhan anggota Kelompok Tani Bina Usaha Bersama.
Semua bergerak selaras menyadari bahwa, ketahanan pangan bukan tugas satu pihak saja, melainkan tanggung jawab kita semua.
“Polres Solok Kota tak akan berjalan sendirian. Bersama pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan terutama para petani di lapangan, langkah ini akan terus berlanjut. Karena pangan yang cukup fondasi damainya negeri,” tutup Kapolres.
Dan di pagi yang cerah itu, bibit tertanam, diam-diam menyimpan janji: musim panen kelak akan jauh lebih hijau dan penuh berkah. Situasi selama kegiatan berlangsung aman dan tertib.








