10 Medali! Muaythai Kabupaten Solok Tampil Menggila di Porprov XIV Sumbar

Satu tim, satu semangat! Para petarung Muaythai Kabupaten Solok berfoto penuh kebanggaan bersama pelatih dan pendamping usai menyapu bersih 10 medali di ajang Porprov XIV Sumbar 2026.
Satu tim, satu semangat! Para petarung Muaythai Kabupaten Solok berfoto penuh kebanggaan bersama pelatih dan pendamping usai menyapu bersih 10 medali di ajang Porprov XIV Sumbar 2026.

Pikiransumbar.com – Di arena Muaythai, kekuatan dan ketangguhan memang menjadi senjata utama. Namun para petarung Kabupaten Solok membuktikan bahwa keberanian tampil dan semangat pantang menyerah jauh lebih berharga.

Di ajang Porprov XIV Sumatera Barat 2026, tim Muaythai Kabupaten Solok tampil menggetarkan dengan membawa pulang 2 emas, 3 perak, dan 5 perunggu dengan total 10 medali.

Bacaan Lainnya

Keemasan pertama dipersembahkan oleh Anton Yuspermana yang tampil dominan dan penuh keyakinan di kelas 81 kg Putra. Tidak kalah mengesankan, Mia Juwita juga merebut medali emas di kelas 60 kg Putri,  Keduanya menunjukkan mentalitas juara sejak awal bertanding, mengendalikan emosi dan strategi dengan sangat baik, hingga berdiri dipuncak podium.

Di bawah puncak, perjuangan tak kalah membanggakan. Tiga medali perak berhasil dikantongi yakni, Jabron Gufron di kelas 63,5 kg Putra, Yuli War Nelly di kelas 54 kg Putri, dan Azbil Qhori Irsyahni di kelas 45 kg Putri. Meski belum menjadi juara pertama namun, ketiga atlet ini telah menunjukkan kualitas luar biasa dan bertanding habis-habisan hingga detik terakhir pertandingan.

Sementara itu, lima medali perunggu melengkapi kebanggaan Kabupaten Solok, datang dari Aini Wulandari (67 kg Putri), Nadila Naza Fitri (51 kg Putri), Adyco Saputra (51 kg Putra), Yopi Nofriyandi (45 kg Putra), dan Salsabila Defris Putri (48 kg Putri).

Setiap medali yang digenggam oleh para atlet Muaythai Kabupaten Solok ini menjadi bukti bahwa keringat yang menetes, latihan yang tak kenal lelah, dan keberanian menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah.

Humas KONI Kabupaten Solok, Rijal Islami, memberikan apresiasi yang mendalam atas capaian luar biasa ini, “Saya sangat bangga sekaligus terharu melihat semangat para atlet kita di arena Muaythai. Sepuluh medali bukanlah angka yang kecil, itu bukti bahwa pembinaan di cabang ini berjalan dengan sangat baik”.

Sepuluh medali, sepuluh cerita perjuangan. Muaythai bukan sekadar olahraga bertanding, tapi sekolah untuk membentuk karakter yang tangguh dan rendah hati.

“Ingatlah, medali warna apa pun yang di bawa pulang, kalian tetap juara di hati warga Kabupaten Solok. Teruslah berlatih, teruslah berkembang, dan jangan pernah takut bermimpi lebih tinggi lagi ke depannya. Kalian hebat, Selamat untuk seluruh tim Muaythai Kabupaten Solok, kita telah membuktikan bahwa dengan tekad yang kuat, setiap perjuangan pasti membuahkan hasil yang manis,” tutup Rijal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *