PIKIRANSUMBAR.COM – Sinar kebanggaan kembali datang dari arena pertandingan di GOR Alimin Sinapa, Selasa (13/10/2026). Cabang olahraga Hapkido Kabupaten Solok sukses mendulang medali emas sekaligus membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan bela diri yang patut diperhitungkan di ajang Porprov XVI Sumatera Barat.
Sosok yang menjadi pahlawan hari itu, Rehan Kurnia Fitra. Atlet muda asli binaan daerah ini tampil luar biasa di nomor High Jump Putra kategori Nakbop, melakukan lompatan gemilang yang mengantarkannya berdiri di puncak klasemen.
Ia berhasil mengungguli seluruh lawan dan menyabet medali emas. Posisi kedua diraih Naufal Ramzy Yahya dari Kabupaten Lima Puluh Kota, sedangkan medali perunggu jatuh ke tangan atlet Kabupaten Tanah Datar dan Kota Payakumbuh.
Keberhasilan Rehan bukan sekadar angka di papan skor. Ini bukti nyata bahwa cabor Hapkido yang terus dikembangkan di Kabupaten Solok kini mulai menemukan bentuk terbaiknya dan siap menjadi lumbung medali di masa depan.
Kejayaan tidak datang sendirian. Di samping Rehan, para atlet putri Hapkido Kabupaten Solok juga tampil membanggakan dan mengukir nama di papan medali.
Selvira Mardes tampil tangguh dan meraih medali perak di nomor bergengsi Daeryun Under 67 Kg Putri. Sementara Shintiya Fadilla Zahra tak kalah mengesankan, berhasil menyumbang dua medali sekaligus, perak di nomor High Jump Putri dan perunggu di nomor Berpasangan Hyung Mix. Tak ketinggalan, Pooja Febriana juga berhasil membawa pulang medali perak dari nomor Kibon Putri.
Raihan ini membuktikan bahwa atlet-atlet lokal Kabupaten Solok memiliki daya saing yang tinggi, mampu bersaing di berbagai nomor pertandingan, baik yang mengandalkan ketangkasan fisik maupun teknik bela diri yang presisi.
Sekretaris Umum KONI Kabupaten Solok, Jerzi Pafiliusco, S.Pd., menyambut gembira capaian ini dan memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh atlet dan pelatih.
“Prestasi ini patut kita syukuri dan apresiasi secara luar biasa. Keberhasilan meraih medali emas beserta serangkaian perak dan perunggu ini membuktikan bahwa atlet binaan Kabupaten Solok murni memiliki potensi besar untuk merajai tingkat provinsi,” ungkap Jerzi.
Ia juga berharap capaian ini menjadi titik tolak yang lebih baik ke depannya. “Semoga torehan ini menjadi pemacu semangat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Pertahankan semangat juang pantang menyerah khas ‘Urang Solok’ di setiap kejuaraan yang akan datang,” tegasnya.










