Pikiransumbar.com – Semangat gotong-royong tampak menyelimuti daerah Kalumpang, Kelurahan VI Suku, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, Kamis, (27/08/2026).
Tepat pukul 08.30 Wib, Satuan Bina Masyarakat (Sat Binmas) Polres Solok Kota bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD Pemko Kota Solok bahu-membahu membuka lahan tidur agar bisa bisa produktif guna persiapan penanaman bibit jagung.
Langkah ini diambil sebagai wujud dukungan nyata terhadap upaya pencapaian swasembada pangan nasional, dengan cakupan keseluruhan yang cukup luas dan membanggakan.
Pada kesempatan kali ini, lahan seluas 2 hektare sedang digarap secara bertahap, sedangkan luas keseluruhan lahan yang disiapkan di lokasi Kalumpang ini sendiri mencapai 5 hektare.
Pembukaan lahan dilakukan dengan ketelitian dan ketekunan, menggunakan berbagai peralatan agar kondisi tanah benar-benar siap menyambut benih. Rumput liar dikendalikan agar tak merebut hara tanah, semak belukar dipangkas rapi, dan pohon-pohon yang menghalangi ditebang supaya sinar matahari dapat menyentuh setiap jengkal tanah. Semua ini dilakukan agar kelak bibit jagung tumbuh subur dan hasil panen dapat tumbuh maksimal.
Diketahui secara keseluruhan, luas tanam yang menjadi tanggung jawab Wilayah Hukum Polres Solok Kota tercatat mencapai 151,6 hektare. Angka pencapaian penggarapan terhadap potensi lahan tercatat sebesar 111,50 persen, menunjukkan kemampuan kerja yang melampaui target yang direncanakan.
“Saat ini kita garap dua hektare, sedangkan total lahan di sini ada lima hektare. Angka pencapaian kita terhadap potensi lahan tercatat sebesar 111,50 persen, artinya kemampuan penggarapan kita melampaui target yang direncanakan. Ini membuktikan, kalau kita bersatu dan bekerja sungguh-sungguh, apa pun bisa tercapai. Setiap jengkal tanah yang kita siapkan hari ini adalah harapan pangan yang lebih baik esok hari,” ujar Kasat Binmas Polres Solok Kota, IPTU Ril Putra.
Penanaman benih jagung hibrida unggul jenis Pioneer sudah berlangsung secara bertahap, mencakup seluruh wilayah penggarapan Polres Solok Kota. Jenis jagung ini dipilih karena ketahanannya terhadap penyakit seperti bulai, hawar, hingga karat daun, serta dipercaya memiliki potensi hasil panen yang sangat melimpah.
Dijelaskan pula bahwa kesiapan lahan dan perawatan sejak dini merupakan kunci utama agar tanaman tumbuh kuat dan hasilnya memuaskan.
Upaya ini merupakan wujud nyata pelaksanaan delapan program prioritas Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Polres Solok Kota hadir bukan sekadar menjaga keamanan, melainkan ikut turun tangan memajukan kesejahteraan masyarakat melalui pertanian yang produktif dan berkelanjutan di seluruh luas wilayah yang menjadi tanggung jawabnya. Seluruh kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kekeluargaan.









