Pikiransumbar.com – Kabar gembira datang dari matras pertandingan Shorinji Kempo, Setelah menanti sejak ajang Porprov XVI Sumatera Barat 2026 bergulir, kontingen kempo Kabupaten Solok akhirnya berhasil memecah kebuntuan dan membawa pulang medali pertama.
Naifah Quds Burairah dan Alfaira Luthfiah tampil memukau di nomor Embu Berpasangan Putri Kyu 1, meraih medali perunggu sekaligus mencatat sejarah manis bagi daerah.
Di partai final yang berlangsung, Minggu (11/10/2026). kedua atlet muda ini tak tampil gentar menghadapi lawan-lawan tangguh dari Kota Padang, Sawahlunto, maupun Bukittinggi.
Setiap gerakan yang luwes, ketegasan sikap, dan ketenangan saat tampil menunjukkan bahwa mereka bukan hanya datang untuk berlaga, tapi siap membuktikan kualitas terbaiknya. Meski hanya membuahkan hasil medali perunggu namun itu saksi kerja keras yang tak sia-sia.
Ketua Koni Kabupaten Solok Doni Zulkifli yang diwakili Humas Koni Rijal Islami menyampaikan, “Medali pertama yang diraih Naifah dan Alfaira, awal yang luar biasa indah. ‘Pecah telur’ di ajang Porprov bukan sekadar soal emas, perak ataupun perunggu, tapi tentang membuktikan bahwa kerja keras selalu berbuah hasil. Semangat ini diharapkan menular ke rekan-rekan atlet lainnya yang masih akan berlaga”.
Medali pertama ini terasa sangat berarti. Bukan sekadar logam berwarna perunggu, melainkan bukti bahwa pembinaan yang dilakukan perlahan namun pasti di Kabupaten Solok mulai membuahkan hasil.
Keberhasilan Naifah dan Alfaira juga diharapkan menjadi dorongan semangat bagi rekan-rekan kenshi lainnya yang masih akan berlaga di nomor-nomor berikutnya.
Rijal menambahkan Optimisme kini tumbuh semakin kuat, jika dua orang anak daerah mampu berdiri di panggung kebanggaan hari ini, tentu peluang untuk menambah koleksi medali masih sangat terbuka lebar.
Lebih dari sekadar angka di papan klasemen, capaian ini kebanggaan bagi seluruh pecinta olahraga di Kabupaten Solok.










