Zigo Rolanda Bawa Kabar Gembira: Batang Lembang dan Batang Gawan Siap Dikerjakan

Pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi Batang Lembang serta Batang Gawan akan segera digarap
Pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi Batang Lembang serta Batang Gawan akan segera digarap

Pikiransumbar.com – Kekhawatiran warga Kelurahan Tanah Garam, Kota Solok, yang selama ini cemas setiap kali langit mendung perlahan tergantikan harapan nyata.

Anggota Komisi V DPR RI asal Sumatera Barat, Zigo Rolanda, memastikan pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi Batang Lembang serta Batang Gawan akan segera digarap. Proyek bernilai sekitar Rp170 miliar ini kini sudah memasuki tahap tender, dan akan dikerjakan secara bertahap selama dua tahun anggaran.

Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, untuk memulihkan wilayah yang terdampak bencana di Sumatera Barat.

Zigo menjelaskan, awalnya penanganan kawasan ini belum masuk daftar prioritas tahap pertama. Pemerintah sempat mengutamakan tiga lokasi lain, Batang Kuranji, Batang Maransi di Kota Padang, dan satu titik di Kabupaten Agam.

Namun berkat jaminan tegas dari Pemerintah Kota Solok, DPRD, dan Forkopimda bahwa urusan pembebasan lahan akan diselesaikan dengan tuntas, proyek ini akhirnya dipindahkan dan dimasukkan ke dalam urutan paling awal.

“Dulu rencananya masuk tahap kedua. Karena daerah menjamin lahan sudah bersih dan siap, akhirnya kami perjuangkan agar bisa masuk tahap pertama. Ini adalah bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada Kota Solok,” ujar Zigo saat melaksanakan Reses Perseorangan Masa Sidang V Tahun Anggaran 2026/2027, Selasa (04/08/2026).

Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk saling mendukung. “Jika persoalan lahan belum selesai di lapangan, pekerjaan yang sudah dikontrak pasti akan terhambat. Mari kita sama-sama menjaga agar proses ini berjalan lancar demi kepentingan bersama,” pesannya.

Bukan hanya soal pengendalian banjir, banyak kabar gembira lain yang dibawa Zigo untuk Kota Solok. Tahun ini, warga akan mendapatkan 224 unit bantuan bedah rumah atau Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya. Secara keseluruhan, alokasi untuk Sumatera Barat melonjak drastis dari semula 826 unit menjadi 8.471 unit, sejalan dengan target pemerintah membangun tiga juta rumah dalam lima tahun ke depan.

“Kami akan terus mengawal agar warga Kota Solok mendapatkan haknya. Namun semua penerima harus melalui pemeriksaan ketat dan berbasis aplikasi, agar bantuan ini benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan,” tegasnya.

Masih terkait kebutuhan dasar, usulan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum senilai Rp62 miliar juga sudah lolos verifikasi pusat. Jika kondisi keuangan negara memungkinkan, pembangunan fisik akan mulai digelar pada tahun 2027, sementara penanganan darurat sudah berjalan saat ini.

Begitu pula dengan Jalan Lingkar Utara, seluruh berkas sudah lengkap dan tinggal menunggu kesepakatan teknis antara Kementerian PUPR dan Kementerian Keuangan.

Terkait Terminal Bareh Solok, Zigo meminta pemerintah daerah segera membereskan urusan administrasi penggunaan kios agar kesempatan mendapatkan dana revitalisasi tidak terlewatkan.

Di lokasi peninjauan, Ketua DPRD Kota Solok Fauzi Rusli menyambut baik perhatian yang diberikan. “Kawasan ini sangat membutuhkan penanganan serius. Kami berharap rencana ini segera terwujud, sehingga warga tak lagi gentar melihat musim hujan datang. Sinergi ini membuktikan bahwa bersatu membuat harapan menjadi kenyataan,” ungkapnya penuh harap.

Kehadiran Zigo dan rombongan bersama Wali Kota Solok, Wakil Bupati Solok, jajaran BPJN, serta tokoh masyarakat, menjadi tanda bahwa perencanaan yang matang kini mulai berubah menjadi langkah nyata: melindungi, memulihkan, dan membawa kemajuan bagi tanah kelahiran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *