Pikiransumbar.com – Lapangan Merdeka hari itu terasa berbeda. Enam puluh lima pelajar pilihan dari berbagai SMA dan SMK se-Kota Solok berdiri tegap, siap menempuh perjalanan yang akan mengubah cara mereka memandang arti kemerdekaan.
Wali Kota Solok secara resmi membuka Pusat Pendidikan dan Pelatihan serta Pemusatan Latihan Calon Paskibraka, Momen ini bukan sekadar pembukaan kegiatan.
Ini pengukuhan bahwa di antara ribuan pelajar, merekalah yang terpilih, bukan hanya karena tinggi badan atau kemampuan baris-berbaris, melainkan karena keteguhan hati, kedisiplinan, dan potensi yang terlihat sejak awal seleksi.
Di hadapan barisan yang tegap dan penuh harap, Wali Kota menyampaikan rasa bangga yang tulus sekaligus pesan yang mendalam.
“Atas nama Pemerintah Kota Solok, kami menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada anak-anak sekalian. Kalian putra-putri terbaik daerah ini yang telah melalui proses seleksi ketat dan berhasil terpilih dari sekian banyak pelajar di Kota Solok,” ujarnya.
Ramadhani juga mengingatkan, kebanggaan ini dibarengi dengan amanah yang berat. Pemusatan latihan yang akan dijalani selama beberapa hari ke depan bukan hanya soal tegak berdiri atau melangkah serentak. Di balik keringat yang akan menetes, di balik lelah yang akan dirasakan, sedang dibentuk sesuatu yang jauh lebih besar yakni karakter.
“Pemusatan latihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis baris-berbaris dan formasi pengibaran bendera, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter para generasi muda,” tegasnya.
Di bawah bimbingan instruktur berpengalaman dari Kodim 0309/Solok, setiap gerakan akan dilatih, setiap sikap dibenarkan, dan setiap detik dihargai. Mereka belajar bahwa satu gerakan yang terlambat sedikit saja bisa mengubah keseluruhan. Di sinilah mereka diajarkan, bahwa disiplin merupakan bentuk cinta kepada tugas, dan kekompakan kunci keberhasilan bersama.
Wali Kota kembali menegaskan, apa yang akan mereka emban nanti bukan sekadar tugas biasa.
“Tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada detik-detik Proklamasi Kemerdekaan merupakan kehormatan besar sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Ia pun berharap enam puluh lima pasang kaki yang tegap pagi ini tetap kokoh sampai hari pengabdian tiba.
“Ikutilah setiap arahan dan instruksi dari para pelatih dengan penuh kesungguhan, ketulusan, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Jagalah kesehatan, jagalah kekompakan, dan jagalah semangat ini, agar nanti kalian dapat melaksanakan tugas dengan baik dan penuh kebanggaan,” harapnya.
Kelak, ketika mereka pulang ke rumah masing-masing, yang dibawa pulang bukan hanya seragam yang mulai dikenakan, atau kemampuan berbaris yang makin rapi. Yang jauh lebih berharga yakni kedisiplinan yang tertanam, rasa bangga yang tumbuh, dan kesadaran bahwa kemerdekaan ini dijaga oleh keteguhan hati generasi demi generasi.
“Pemusatan latihan ini diharapkan tak hanya melahirkan Paskibraka yang pandai bergerak serentak, tetapi juga generasi muda Kota Solok yang berkarakter kuat, berjiwa nasionalis, dan mampu menjadi teladan di mana pun mereka berada. Sebab hari ini mereka belajar mengibarkan bendera, esok hari merekalah yang akan mengibarkan harapan bagi Kota Solok dan bagi negeri ini,” Tutupnya









