Pikiransumbar.com – Di bawah langit yang teduh, di hamparan sawah milik Kelompok Tani di Jalan Rawang Sari Nagari Salayo, benih tak hanya tertanam di tanah, melainkan juga ditanam harapan yang begitu besar.
Wakil Bupati Solok Chandra bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy turun langsung ke tanah basah, merasakan lumpur sawah, menyertai petani mencoba cara baru bercocok tanam PM-AAS atau Pertanian Modern – Advanced Agricultural System, sang terobosan pertanian modern yang membawa angin segar.
Sistem ini bukan sekadar alat dan teknologi. Ia napas baru bagi pertanian, yang dirancang Kementerian Pertanian menggabungkan kecanggihan mekanisasi, ilmu digital, dan ketelitian merawat tanaman. Harapannya sederhana namun mulia, sawah yang dulu membuahkan 4 hingga 5 ton gabah, kelak akan melimpah hingga 8 bahkan 12 ton tiap hektarnya. Dengan PM-AAS itu maka Tenaga lebih ringan, air dan pupuk lebih hemat, dan yang terindah, kedaulatan pangan tegak berdiri kokoh.
Dibimbing langsung Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumbar Ir. Afniwirman dan Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Dr. Saleati, momen ini menjadi bukti nyata kesungguhan daerah.
Wakil Bupati Chandra bicara dengan hati yang bangga, “Tahun lalu, dari sembilan belas kabupaten dan kota. Kabupaten Solok tercatat sebagai lumbung padi terbesar di Sumatera Barat. Itu tanda kita sudah melangkah setapak lebih maju mendukung cita-cita Bapak Presiden Prabowo. Kini dengan PM-AAS, kita berdoa semoga padi petani makin lebat bulirnya, dan saku petani pun makin penuh rezekinya.”
Wakil Gubernur Vasko Ruseimy pun memegang harapan yang sama, “Hari ini kita menanam dengan cara yang baru, jalan yang lebih terang. Tujuannya tak lain, agar pangan negeri terjaga, namun yang paling utama, agar wajah petani tak lagi basah oleh keringat yang sia-sia, melainkan berbinar bahagia karena kesejahteraan yang akhirnya datang menyapa.”
Kepala Dinas Pertanian Sumbar menambahkan, dukungan tak sedikit, dua puluh enam ribu PM-AAS telah disiapkan untuk wilayah Sumatera Barat, sebagai amanah dari Bapak Menteri Pertanian untuk seluruh tanah air.
“Semoga sinergi yang terjalin hari ini, menjadi air yang menyuburkan cita-cita. Semoga benih yang ditanam hari ini, kelak tumbuh menjadi panen yang melimpah, dan menghantarkan senyum damai bagi para petani yang telah mencintai tanah ini sepenuh jiwanya. Dan tentunya dapat mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan bagi masyarakat Sumatera Barat”. Tutup Wakil Bupati Solok Chandra










