Pikiransumbar.com – Menjelang peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, jalanan pun ikut dihiasi semangat kebangsaan. Senyum ramah dengan selembar bendera Merah Putih diserahkan dengan tulus kepada setiap pengendara yang melintas.
Bukan sekadar kain berwarna merah dan putih yang dikibarkan, melainkan harapan agar semangat kemerdekaan tetap hidup dan berkobar di hati setiap warga, Kamis (13/08/2026).
Kapolsek IX Koto Sungai Lasi AKP Oon Kurnia Illahi, turun langsung ke Jalan Lintas Sumatera, memimpin pembagian bendera Merah Putih kepada pengguna jalan. Di sela lalu lintas yang berjalan tenang, Kapolsek bersama personel menyapa satu per satu pengendara dengan tersenyum, mengucapkan salam, dan menyerahkan bendera agar dikibarkan di kendaraan warga.
Setiap bendera yang diserahkan membawa pesan yang mendalam. Bagi AKP Oon Kurnia Illahi, kemerdekaan bukan sekadar perayaan satu hari dalam setahun, melainkan semangat yang harus dijaga dan dihidupkan setiap hari.
“Kemerdekaan merupakan anugerah yang harus kita jaga bersama. Merah Putih bukan sekadar warna yang indah dipandang, melainkan darah dan perjuangan para pendahulu yang telah bebas menyumbangkan hidup dan matinya demi kita. Maka, kibarkanlah dengan bangga, dan tanamkanlah di hati, bahwa bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Semoga bendera ini menjadi pengingat, bahwa kita, satu bangsa, satu tanah air, dan satu tujuan yang sama: Indonesia yang makmur, adil, dan sejahtera,” ujar AKP Oon Kurnia Illahi.
kehadiran hari ini merupakan wujud kebersamaan. “Saya hadir di sini bukan hanya sebagai Kapolsek, melainkan sebagai saudara dan anak bangsa. Kita jaga kedamaian, kita jaga persatuan, dan kita jaga Merah Putih tetap berkibar tinggi di bumi pertiwi. Itulah cara terbaik kita merayakan kemerdekaan sesungguhnya,” tambahnya.
Pengendara yang menerima bendera tampak tersenyum bahagia. Sebuah bendera yang terpasang di kaca depan kendaraan seketika mengubah suasana jalan menjadi lebih hidup dan penuh semangat. Sederhana namun bermakna besar, ketika setiap warga ikut mengibarkan bendera, maka negeri pun ikut bersatu dalam cinta dan harapan.
“Kegiatan pembagian bendera ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan tidak harus dirayakan dengan hal-hal yang megah. Sederhana saja, hadir dekat dengan rakyat, menyapa dengan tulus, dan menanamkan rasa cinta tanah air di setiap kesempatan. Ketika bendera Merah Putih berkibar di kendaraan warga, itu tanda bahwa kemerdekaan masih hidup di hati, dan persatuan masih menjadi kekuatan terbesar kita” tutup AKP Oon.








