Pikiransumbar.com – Di setiap cabang olahraga yang diikuti, ada cerita perjuangan yang terukir. Hingga tanggal 7 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB, kontingen Kabupaten Solok telah mengantongi 8 emas, 17 perak, dan 19 perunggu, dengan total 44 medali. Sebuah awal yang indah, bukti bahwa kerja keras para atlet tak sia-sia.
Gulat, Menembak, dan Muaythai tampil sebagai pahlawan utama sejauh ini, masing-masing menyumbang 2 emas. Di arena gulat, para pejuang Kabupaten Solok tak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga semangat yang tak mudah tumbang yakni 2 emas, 3 perak, dan 5 perunggu menjadi bukti dominasi yang mengesankan.
Di lapangan menembak, ketenangan dan ketelitian membawa puluhan keberhasilan, 2 emas, 4 perak, dan 1 perunggu. Sementara itu, di arena muaythai, pukulan dan tendangan penuh keyakinan melahirkan 2 emas, 3 perak, dan 5 perunggu. Kabaddi juga tak kalah membanggakan, berhasil meraih 1 emas di tengah persaingan yang ketat.
Taekwondo menyumbang 1 emas lengkap dengan perak dan perunggu, menunjukkan keseimbangan antara keindahan gerakan dan kekuatan.
Cabang lain seperti bulu tangkis, wushu, gymnastik, bridge, petanque, dan balap sepeda juga turut menyumbang medali perak dan perunggu, melengkapi keindahan perjalanan Kabupaten Solok sejauh ini.
Ketua Umum KONI Kabupaten Solok, Doni Zulkifli, ST, menyambut capaian ini dengan rasa syukur dan kebanggaan yang tulus.
“44 medali ini bukan sekadar angka di atas kertas. Setiap medali yang kalian raih, bukti bahwa usaha tak akan mengkhianati hasil. Kalian sudah membuktikan bahwa Kabupaten Solok hadir di Porprov ini untuk bersaing, untuk berkarya, dan untuk mengharumkan nama daerah tercinta kita,” ucapnya.
Doni juga mengingatkan bahwa perjalanan masih panjang. “Ini baru permulaan. Jangan pernah merasa puas, tapi jangan pula lupa bersyukur. Tetaplah rendah hati, tetaplah saling menguatkan. Masih ada peluang emas yang menanti di hari-hari mendatang. Percayalah pada kemampuan diri sendiri, dan tunjukkan kepada semua orang bahwa semangat Kabupaten Solok tak akan pernah padam,” tambahnya.
Masih ada perjalanan panjang yang menanti. Ajang Porprov XVI Sumatera Barat 2026 belum usai, dan pintu peluang masih terbuka lebar. Setiap medali yang diraih hari ini adalah pijakan untuk melangkah lebih jauh esok hari. “Teruslah berjuang, teruslah berjuang dengan hati. Kabupaten Solok bangga pada kalian semua,” tutupnya.










