Pikiransumbar.com – Di atas meja hijau yang tenang, sebuah kisah keberanian baru saja terukir. Di Porprov Sumatera Barat XVI yang berlangsung di Padang, nama Alex Junaidi dari Kabupaten Solok kini dibicarakan banyak orang, bukan tanpa alasan, melainkan karena ia berani melawan yang tak terduga, dan pulang membawa kemenangan yang luar biasa.
Pada Kamis pagi (8/10/2026), pukul sepuluh pagi, Alex berdiri berhadapan dengan nama yang sudah menjadi legenda di dunia biliar Sumatera Barat yakni Oki Candra. Seorang atlet yang telah membela daerah ini sejak PON 2004, nama yang disegani dan dihormati banyak orang.
Banyak yang mungkin mengira ini akan menjadi pelajaran berharga bagi Alex. Namun, di meja hijau, keyakinan dan ketenangan terkadang lebih kuat dari sekadar pengalaman.
Dengan ketenangan yang mengagumkan dan pukulan yang matang, Alex perlahan namun pasti menyusun kemenangannya.
Skor akhir 9-7, sebuah angka yang menceritakan pertarungan sengit, di mana sang pemuda berhasil menaklukkan sang legenda. Sebuah kejutan yang membuat penonton terpukau, sekaligus membuktikan bahwa di meja biliar, semangat dan keberanian bisa menembus batas pengalaman.
Kemenangan pertama itu tak membuat Alex berpuas diri. Sore harinya, tepat pukul empat sore, ia kembali ke meja hijau menghadapi Anugrah Finando dari Kota Padang Panjang.
Sekali lagi, ia membuktikan bahwa kemenangan pagi tadi bukan kebetulan. Dengan skor yang sama 9-7, Alex kembali keluar sebagai pemenang. Dua laga, dua kemenangan dan dengan itu, tiket ke babak delapan besar pun di tangan.
Ketua Umum POBSI Kabupaten Solok, Elvi Bermawi atau yang akrab disapa Epi Becker, tak menyembunyikan rasa bangganya.
“Kemenangan atas legenda biliar Sumbar tersebut membuktikan bahwa kualitas biliar di Kabupaten Solok sudah mampu bersaing dengan pebiliar lain di Sumbar,” ucapnya.
Namun ia juga mengingatkan dengan bijak, “Bola itu bulat, segala sesuatu bisa terjadi.” Sebuah nasihat sederhana namun bermakna tetap rendah hati, tetap waspada, dan nikmati setiap momen di atas meja hijau.
Perjalanan Alex belum berakhir. Jumat pagi, 9 Oktober 2026 pukul sepuluh pagi, ia akan kembali berjuang menghadapi Abdul Hadi Sabri dari Kota Padang. Lawan yang tak kalah tangguh, yang juga telah membuktikan kualitasnya dengan menaklukkan Okta Masyudi.
Langkah selanjutnya mungkin lebih berat, namun sejauh ini Alex sudah menunjukkan sesuatu yang indah, bahwa mimpi besar bisa dimulai dengan satu pukulan berani di atas meja hijau.










